Melaporkan SPT bagi Millennials

Bagi para pekerja yang taat pajak, selain membayar pajak ada satu lagi kewajiban yang harus dilakukan, yaitu melaporkan! Ada sebagian millenial yang beranggapan bahwa udah bayar pajak aja syukur, mbok ya ga usah direpotin dengan melaporkan apa yang telah dibayarkan. Meskipun melaprokan SPT adalah suatu PR bagi para pekerja, tetapi dengan sedikit kontribusi ini kita membantu mencegah korupsi. Kita meminimalisir celah korupsi yang mungkin akan timbul dengan perbedaan jumalh yang dibayarkan dan yang dilaporkan. Coba aja bayangkan berapa jumlah pajak yang kamu bayarkan dan ada ribuan anak muda yang tidak melaporkan nya. Artinya, ada triliunan yang bisa digelapkan oleh pihak-pihak tertentu. Jadi, bersabarlah dalam mengisi SPT.

Millennial yang sangat terkenal dengan kutu loncat antar satu perusahaan ke perusahaan lainnya, bahkan kurang dalam kurun 1 tahun. Artinya, apabila kamu memiliki perusahaan lebih dari 1 dalam setahun kamu akan memiliki Bukti Potong sesuai jumlah perusahaan kamu. Bagaimana melaporkannya? Misalkan kamu berada di perusahan A dengan gaji <60 jt selama bekerja di sana, dan kemudian pindah ke perusahaan B dengan gaji <60 jt selama bekerja di perusahaan kedua. Menurut aturannya, kamu seharusnya dikenakan 1770ss untuk Bukti Potong A dan 1770ss untuk Bukti Potong B karena penghasilan <60 jt. Anggaplah penghasilanmu di perusahaan A dan B sama-sama 50 jt. Dan untuk penghasilan tidak kena pajak nya 54 jt. Artinya, perusahaan A dan B tidak membayarkan sama sekali pajakmu, karena penghasilanmu dibawah dari penghasilan minimum kena pajak, yaitu 54 jt.

Bayangkan kalo kamu mengkalkulasikan kedua penghasilanmu selama setahun maka kamu akan dikenakan 1770s (>60 jt), dengan penghasilan tidak kena pajaknya 54 jt, artinya dengan pendapatanmu selama setahun yaitu 100 jt (50 jt di A dan 50 jt di B) dikurangi dengan 54 jt penghasilan tidak kena pajak, artinya kamu harus membayar pajak untuk 46 jt sisanya. Padahal ke 2 perusahan sebelumnya tidak membayarkan. Dan apabila kamu kalkulasikan di form e-filling, kamu akan kurang bayar yang sangat banyak yang harus kamu bayarkan.

Sampai saat ini saya belum menemukan cara paling tepat untuk melaporkannya. Semoga segera dipertemukan dengan orang yang paham akan hal ini.

Life Hack : Laporkan saja 1 Bukti Potong untuk memudahkanmu. Pastikan melaporkan bukti potong yang penghasilan terbesar dibanding bukti potong lainnya.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s