#3 Kontemplasi

Sehabis scroll timeline twitter saya, baru teringat kembali dengan kedahsyatan sedekah. 8 tahun yang lalu, hanya dengan bersedekah beberapa ribu perak di pagi hari, Tuhan langsung membalas saya dengan rejeki yang tidak terduga. Siangnya saya mendapatkan telepon bahwa saya mendapatkan beasiswa berupa uang tunai. Tak tanggung-tanggung, waktu itu cukup untuk membeli sebuah laptop HP dengan core i3 buat ngoding pascal.

Sudah lama sekali saya tidak ketumpahan rejeki seperti ini. Yang ternyata rupanya memang karena sudah sangat lama pula saya tidak bersedekah. Padahal di sini peminta-minta tak kalah banyak jumlahnya dibandingkan di indonesia.

beggar
Beggar in Stockholm. Courtesy: Google

Sebuah kontemplasi di saat lagi kere-kerenya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s