Networking is a Key

“Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi” – HR Bukhari-Muslim.

Yap. Dari 1400 tahun yang lalu, Nabi Muhammad SAW sudah terlebih dahulu menyampaikan bahwa networking itu penting.

Jika dipikir-pikir lagi, semua rejeki dalam hidup saya semuanya adalah berkat networking. Dan saya yakin, sebagian besar orang juga telah mengalaminya.

Pekerjaan kedua saya yang membuat pindah jalur dari electrical engineering ke software engineering adalah berkat silaturrahmi. Dengan posisi diri berada di sebuah pulau nun jauh di sana, saya bisa mengikuti proses rekrutmen kerja berkat bantuan teman saya, Felix. Pekerjaan saya berikutnya, di Nostra atau sekarang lebih populer dengan Sayur Box, saya dapatkan berkat rekomendasi mantan bos saya. Pekerjaan ketiga sayapun juga begitu. Sebelumnya saya melamar di startup yang cukup hype waktu itu, karena seleksi masuknya cukup susah. Tapi, berkat teman saya, Ocha, saya mendapatkan panggilan interview dengan cepat. Artinya, saya tidak benar-benar mengikuti proses rekrutmen layaknya orang-orang yang harus berjuang untuk lolos seleksi CV.

Sama juga beberapa bulan lalu. Saat itu saya sedang melakukan user interview ke teman saya, Hamid, untuk per thesisan. Dari situlah saya mendapatkan informasi kalo dia baru saja diterima internship di sebuah perusahaan telco Swedia dan sedang mencari front-end developer. Berkat dia, CV saya bisa sampai ke manager dengan cepat. Dan hanya dalam 30 menit interview, saya direkrut untuk summer internship.

Bagaimana jika saya harus melalui semua itu dengan jalur normal. Apakah akan semudah itu? Tentu saja tidak. Jikapun berhasil mendapatkannya, saya pasti telah mengorbankan banyak waktu. Pernah saya mengikuti rekrutmen kerja di sebuah perusahaan listrik negara sampai hampir 2 bulan prosesnya, menghabiskan jatah cuti yang ujungnya saya decline jg karena tidak mau dibuang ke pulau antah barantah. Saya rasa Tuhan sedang meluaskan rejeki saya karena bersilaturrahmi dengan teman-teman pemberi referral ini. Sebagai seorang yang introvert dengan jumlah close friends ga nambah banyak dari dulu, saya sudah membuktikan kekuatan silaturrahmi. Mungkin, sudah saatnya saya makin luas pergaulan sampai ke engineer-engineer Google, biar direkomendasikan juga. Aamiin.

Jika Nidji bilang mimpi adalah kunci. Kalo saya bilang silaturrahmi adalah kunci. Mari bersilaturrahmi, kalopun tidak jadi rekan kerja, siapa tau bisa jadi rekan se rumah tangga 😀

Stockholm

Autumn, 2020

One thought on “Networking is a Key

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s