9 Februari 1999

Sudah 23 tahun kami menjalani hidup tanpa seorang bapak. Kala itu, saya masih kelas 1 SD. Saya ingat sekali ketika saya dan kedua orang kakak saya yang juga masih SD dipanggil oleh kepala sekolah. Kami disuruh untuk pulang lebih awal tanpa memberi tahu hal apa yang terjadi. Tentu saja, saya senang waktu itu tanpa tahu apa yang terjadi. Rumah kami sudah dipenuhi oleh para tetangga … Continue reading 9 Februari 1999

Inferiority

After 4 years in this field, I can’t deny that I am still having the thought “I am not good enough”. Maklum aja, kuliah sarjana sama sekali ga ada sangkut pautnya dengan pekerjaan sehari-hari. I took electrical engineering. Too much gado-gado sih (we called breadth & depth courses back in school), jadi ga bisa bilang specialitynya dimana. Ngambil kuliah power iya, ngambil matkul elektronika iya, … Continue reading Inferiority

Pengalaman Bleaching Gigi

Dikarenakan lagi di Jakarta beberapa hari dan dokter gigi yang buka praktek di jam kerja banyak, akhirnya aku ke dokter gigi juga. Niat awalnya sih cuman scaling, tetapi karena lagi banyak diskonan gede di Fave, akhirnya ambil paketan scaling + bleaching di sebuah klinik gigi yang berada di Sudirman City Walk. Biasanya, harga normal bleaching gigi itu di 3-5jtan. Nah, voucher yang aku beli ini … Continue reading Pengalaman Bleaching Gigi

Penyintas Covid-19

Kasus covid di bulan Juli-Agustus sedang tinggi-tingginya. Mobil ambulans terus-terusan mengaung di jalan raya. Tak mau ketinggalan pengeras suara masjid menyuarakan berita duka cita silih berganti tiap hari. Belum lagi, kabari duka lewat media sosial tak henti-hentinya menambah kecekaman situasi yang sangat aneh ini. Tentu saja, ini membuat saya takut sekali. Sampai-sampai mematikan sementara sosial media. Kebanyakan orang-orang di daerah saya memakai masker hanya karena … Continue reading Penyintas Covid-19

Karantina Repatriasi di Grand Mercure Gatot Subroto

Setelah 34 bulan merantau di Swedia, akhirnya saya memiliki kesempatan untuk pulang kampung. Sebenernya keputusan pulang ini juga agak mendadak dikarenakan sedang ada diskon tiket pesawat besar-besaran dan juga ingin sekali menghadiri pernikahannya Ivi. 17 Juni lalu, saya pulang ke Indonesia. Proses kepulangan di tengah pandemi memang memeningkan kepala. Disamping harus menyiapkan bukti negative test PCR, kita juga harus membuang waktu (+uang) untuk karantina. Ternyata … Continue reading Karantina Repatriasi di Grand Mercure Gatot Subroto

Worth it Kah Kuliah di Swedia?

Tergantung apa yang engkau cari anak muda! Swedia sendiri tidak pernah terlintas dalam benak saya menjadi negara tujuan study. Bagaimana akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah ke sini pun cukup random. Selama kuliah S1 keinginan saya cuman 1, ke Jepang. Saya sampai les bahasa Jepang juga. Setelah mulai bekerja, saya mikir bahwa S2 baiknya setahun aja biar gak terlalu lama nganggur. Dan akhirnya saya mendaftarkan … Continue reading Worth it Kah Kuliah di Swedia?

Kamar-kamar di Perantauan

Tak terasa, sudah hampir 11 tahun pula saya meninggalkan kampung halaman. Sejak pengumuman USM daerah dan dimulainya program Bridging* di bulan Juni 2010, sejak itu pula lah saya tidak tinggal dengan keluarga saya. Rumah pertama saya adalah asrama puteri itb di kanayakan. Sebagai peserta brdging, kami diwajibkan tinggal di asrama. Kurang lebih selama 6 minggu. Saat itu teman sekamar saya adalah 2 wanita minang FITB … Continue reading Kamar-kamar di Perantauan

Fika – Kafi – Coffee – Kopi

One of the most popular thing about Sweden is Fika. Fika is a social gathering like a coffee break. Every day, Swedish has a slot for Fika. Fika word comes from Kafi (Coffee). Unlike in Indonesia, we rarely have a special time in our working hour for fika, but here Fika is the thing that we always have. Swedish, along with neighbour countries in this … Continue reading Fika – Kafi – Coffee – Kopi