Undervalued

Pernah ga sih ngerasa “apalah gw ini butiran debu”, “I don’t deserve this or that”, “aing bego ga mungkin lolos”, etc. Sebenernya semua itu karena kita terlalu memandang rendah diri sendiri. Coba ingat-ingat lagi berapa juta gaji yang kita lewatkan karena nego gaji kerendahan? Atau berapa potential perusahaan¬† bergengsi yang kita abaikan karena ngerasa underqualified dan malah ga nyoba daftar samsek? Atau berapa banyak relationship … Continue reading Undervalued

Pulang

Time flies. Tak terasa, 6 bulan lagi Resident Permit saya habis, yang artinya saya harus siap-siap pulang ke Indonesia. Masa-masa menempuh studi di negeri Scandinvia akan berakhir. Rasanya banyak hal yang belum saya lakukan di sini. Sebenarnya boleh dibilang kesempatan untuk meniti karir di Swedia atau melanjutkan PhD di negeri ini terbuka lebar. Pertanyaannya, siapkah menjadi sebatang kara di negara berjarak 10.525 km dari orang … Continue reading Pulang

Tidak Percaya Diri

Semakin luas pergaulan, semakin kenal dengan orang-orang yang pintar di bidangnya, semakin merasa kecil pulalah diri ini. Mungkin bisa dibilang, masa-masa awal sekolah adalah masa dimana kepercayaan diri kita tinggi-tingginya. Mungkin saja, kita adalah sang juara di SD dengan kelas berkapasitas 30 orang. Seiring waktu berjalan, kita mulai melanjutkan pendidikan ke sekolah yang lebih tinggi. Mulai bertemu dengan sang juara-juara dari sekolah asalnya. Tak bisa … Continue reading Tidak Percaya Diri

Teaching Assistant ITB vs KTH

Istilah teaching assistant sendiri sebenarnya tak layak disematkan untuk posisi dengan jobdesk yang saat ini saya lakukan. Karena pada dasarnya, yang dilakukan adalah sebagai assistant yang standby di lab. Jika di ITB dulu, posisi ini disebut Asprak (Asisten Praktikum) sedangkan di KTH sendiri disebut dengan istilah Teaching Assistant (agak berlebihan ya), meski ga ngajar materi di kelas sama sekali. Semester 2 lalu saya mengambil sebuah … Continue reading Teaching Assistant ITB vs KTH

Summer School di Trento, Italy

Apasih yang bisa dilakukan di sela-sela liburan summer? Ada yang memilih traveling ada jg yang beruntung mendapatkan internship di perusahaan. Summer break kali ini berlangsung kira-kira 2 bulan yang begitu cepat saja berlalu. Seperti angin. Karena tidak kunjung mendapatkan summer internship, akhirnya saya menghabiskan sebagian waktu liburan saya dengan summer school saja. Summer school ini program yang diwajibkan oleh jurusan saya. Kami disuruh memilih 3 … Continue reading Summer School di Trento, Italy

Berpetualang ke Negerinya Tintin

Siapakah yang masih ingat dengan serial petualangan seorang wartawan bernama Tintin dan anjingnya yang bernama Milo. Mungkin hanya yang sudah berumur yang masih ingat. Serial ini ditulis oleh seorang sastrawan berkebangsaan Belgia dengan menjadikan Tintin seorang tokoh utama yang juga berdarah Belgia. Easter break lalu saya mendapatkan kesempatan untuk berpesiar ke negerinya Tintin. Meskipun bagi sebagian orang Belgia bukanlah tempat yang terlalu populer untuk tujuan … Continue reading Berpetualang ke Negerinya Tintin

#4 Kontemplasi

Setelah lulus SMA, cita-cita saya adalah memiliki peternakan ayam. Pun demikian setelah lulus S1, masih mengagungkan cita-cita tersebut. Kenapa? Karena saya harvest moon (gamer?) addicted. Sekarang saya punya cita-cita tambahan, mimpi jadi engineer Google. Mari kita lihat beberapa tahun lagi, manakah yang lebih dahulu terjadi, jadi Ria si juragan ayam, atau Ria si karyawan Google, atau tidak pula keduanya? Continue reading #4 Kontemplasi

#3 Kontemplasi

Sehabis scroll timeline twitter saya, baru teringat kembali dengan kedahsyatan sedekah. 8 tahun yang lalu, hanya dengan bersedekah beberapa ribu perak di pagi hari, Tuhan langsung membalas saya dengan rejeki yang tidak terduga. Siangnya saya mendapatkan telepon bahwa saya mendapatkan beasiswa berupa uang tunai. Tak tanggung-tanggung, waktu itu cukup untuk membeli sebuah laptop HP dengan core i3 buat ngoding pascal. Sudah lama sekali saya tidak … Continue reading #3 Kontemplasi